JAKARTA – Vaksinasi kepada tenaga kesehatan masih dilakukan oleh pemerintah. Catatan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menyebutkan dari 1,5 juta tenaga kesehatan, baru 900 ribu di antaranya yang divaksin.
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan, sejauh ini ada 100 ribu lebih tenaga kesehatan yang tidak divaksin. Mereka karena mengidap darah tinggi dan merupakan penyintas atau orang yang pernah terpapar Covid-19.
Budi mengatakan, total ada 1,5 juta orang tenaga kesehatan yang tersebar di 34 provinsi. Vaksinasi yang dimulai pada 13 Januari, masih ada sekitar 600 ribu orang tenaga kesehatan yang belum mendapat vaksinasi Covid-19. “Lebih dari 100 ribu batal disuntik karena penyintas (Covid-19) dan darah tinggi,” kata Budi seperti dilansir dari tempo.co.
Budi mengatakan, ada dua provinsi yang melaporkan terjadinya penurunan kasus positif di kalangan tenaga kesehatan pasca gelaran vaksinasi massal. Namun Budi enggan menerima laporan itu begitu saja. “Masih dicek dan re-check sekali lagi apakah konsisten di provinsi yang vaksinasinya tinggi,” ujarnya.
Provinsi yang disebutnya melaporkan penurunan kasus Covid-19 di kalangan tenaga kesehatan itu adalah Jawa Tengah. Dia mengaku sudah melihat datanya. “Terima kasih ke Pak Ganjar (Pranowo) karena Jawa Tengah paling cepat dan agresif untuk vaksinasi tenaga kesehatan,” ucapnya. (red)





















