SERANG – Stok alat pelindung diri (APD) di RSUD dr Drajat Prawiranegara Serang (RSDP) minim. Ketersediaan APD hanya cukup sampai akhir tahun ini.
Hal itu disampaikan Wakil Direktur Umum dan Keuangan pada RSDP Encup Suplikhah saat menerima kunjungan kerja anggota DPD RI Provinsi Banten Tubagus M Ali Ridho Azhari di Pendopo Bupati Serang, Jumat (27/11/2020).
Encup mengatakan, setiap hari pihaknya membutuhkan 150 APD untuk para tenaga medis. Baik itu masker N95 maupun hazmart. “Kita butuh 150 masker N95 dan 150 hazmart setiap harinya, karena kita 24 jam melayani pasien,” katanya saat berbicara dalam forum.
Ketersediaan APD di RSDP, kata Encup, hanya mencukupi sampai Desember 2020. Pihaknya belum memiliki stok APD untuk 2021. “Januari dan seterusnya kita belum tau dari mana, kita juga sekarang sedang mencari donatur untuk penyediaan APD,” ujarnya.
Selain itu, kata dia, ruang perawatan khusus pasien Covid-19 di RSDP juga sudah penuh. Pihaknya menyediakan 47 ruangan dan sulit jika harus ditambah lagi. “Sekarang saja ada 11 pasien yang mengantri,” ucapnya.
Karena itu, pihaknya menyampaikan kepada DPD RI untuk ikut mencarikan solusi terkait persoalan di RSDP. Supaya, penanganan Covid-19 di Kabupaten Serang dapat optimal. “Karena kita juga bukan melayani masyarakat Kabupaten Serang saja, akan tetapi juga dari kabupaten kota lainnya, karena RSDP sudah ditunjuk menjadi rumah sakit rujukan,” katanya.
Terkait itu, Ali Ridho mengaku akan menyampaikan aspirasi dari Pemkab Serang. Salah satunya, soal penyediaan sarana prasarana di RSDP. “Ini menjadi bagian yang harus kita sampaikan ke pusat,” katanya.
Ia mengatakan, antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat harus ada sinkronisasi. Terlebih lagi, soal penanganan Covid-19. “Tentu semua aspirasi dari Pemkab Serang akan kita sampaikan ke pusat supaya dapat ditindaklanjuti,” pungkasnya.





















