{"id":1915,"date":"2021-11-08T21:02:14","date_gmt":"2021-11-08T14:02:14","guid":{"rendered":"https:\/\/www.sketsamedia.co.id\/news\/?p=1915"},"modified":"2021-11-08T21:02:14","modified_gmt":"2021-11-08T14:02:14","slug":"permendikbud-ppks-dinilai-legalkan-seks-bebas-di-kampus","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.sketsamedia.co.id\/news\/2021\/11\/08\/permendikbud-ppks-dinilai-legalkan-seks-bebas-di-kampus\/","title":{"rendered":"Permendikbud PPKS Dinilai Legalkan Seks Bebas di Kampus"},"content":{"rendered":"<p>JAKARTA &#8211; Pimpinan Pusat Muhammadiyah meminta dicabutnya Permendikbud-Ristek 30\/2021 tentang Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual di Lingkungan Perguruan Tinggi (Permen PPKS).<\/p>\n<p>Majelis Pendidikan Tinggi Penelitian dan Pengembangan (Diklitbang) Pimpinan Pusat Muhammadiyah menyatakan salah satu alasan perlu dicabutnya Permendikbud-Ristek tersebut karena adanya pasal yang dinilai bermakna terhadap legalisasi seks bebas di kampus.<\/p>\n<p>Sikap Majelis Diklitbang PP Muhammadiyah yang ditandatangani oleh Ketua Majelis Diktilitbang Lincollin Arsyad dan Sekretaris Muhammad Sayuti itu dituangkan dalam keterangan tertulis yang dikeluarkan pada Senin 8 November 2021.<\/p>\n<p>Muhammadiyah dalam penjelasannya menyampaikan hasil kajian mengenai masalah formil dan materil dari Permendikbud tersebut. Muhammadiyah kemudian merekomendasikan tiga hal terkait Permendikbud PPKS itu yang dianggap bermasalah formil dan materiil.<\/p>\n<p>Pertama, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi dalam menyusun kebijakan dan regulasi sebaiknya lebih akomodatif terhadap publik terutama berbagai unsur penyelenggara Pendidikan Tinggi, serta memperhatikan tertib asas, dan materi muatan dalam pembentukan peraturan perundang-undangan.<\/p>\n<p>Kedua, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi sebaiknya merumuskan kebijakan dan peraturan berdasarkan pada nilai-nilai agama, Pancasila, dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.<\/p>\n<p>Ketiga, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi sebaiknya mencabut atau melakukan perubahan terhadap Permen Dikbudristek No 30 Tahun 2021, agar perumusan peraturan sesuai dengan ketentuan formil pembentukan peraturan perundang-undangan dan secara materil tidak terdapat norma yang bertentangan dengan agama, nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.<\/p>\n<p>Berikut sikap resmi PP Muhammadiyah mengenai Permendikbud yang dinilai melegalkan seks bebas di kampus:<\/p>\n<p>Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi pada bulan September 2021 secara resmi mengundangkan Peraturan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nomor 30 Tahun 2021 Tentang Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual di Lingkungan Perguruan Tinggi (Permen Dikbudristek No 30 Tahun 2021).<\/p>\n<p>Persyarikatan Muhammadiyah yang juga memiliki fokus pada bidang pendidikan tinggi yang dijadikan sebagai gerakan dakwah dan tajdid telah melakukan kajian yang cermat terhadap pembentukan peraturan menteri tersebut dan melalui siaran pers ini menyampaikan sejumlah catatan sebagai berikut:<\/p>\n<p>1. Persyarikatan Muhammadiyah sebagai gerakan Islam, meyakini dan memahami bahwa Islam adalah sumber nilai untuk mengatur seluruh aspek kehidupan (AlMaidah:3). Termasuk di dalamnya adalah nilai-nilai yang mengatur kesetaraan laki-laki dan perempuan yang saling memuliakan atas dasar agama (Al- Hujarat: 13; Al Isro:70). Tata nilai Islam yang komprehensif termasuk mengatur nilai dan relasi seksual yang halal, beradab dan bermartabat (AnNur:30-31).<\/p>\n<p>2. Persyarikatan Muhammadiyah memiliki komitmen yang tinggi terhadap pencegahan dan perlindungan dari segala bentuk kekerasan baik di lingkungan domestik maupun publik, termasuk yang terjadi di lingkungan perguruan tinggi. Khusus di lingkungan perguruan tinggi telah dituangkan dalam pedoman dan implementasi penyelenggaraan Catur Dharma Perguruan Tinggi Muhammadiyah yang berbasis Al-Islam dan Kemuhammadiyahan.<\/p>\n<p>3. Sikap kritis Persyarikatan Muhammadiyah terhadap pembentukan PermenDikbudristek No 30 Tahun 2021 dikarenakan peraturan tersebut memiliki masalah formil dan materiil.<\/p>\n<p>4. Masalah Formil yaitu:<br \/>\na. Permen Dikbudristek No 30 Tahun 2021 tidak memenuhi asas keterbukaan dalam proses pembentukannya. Tidak terpenuhinya asas keterbukaan tersebut terjadi karena pihak-pihak yang terkait dengan materi Permen Dikbudristek No 30 Tahun 2021 tidak dilibatkan secara luas, utuh, dan minimnya informasi dalam setiap tahapan pembentukan. Hal ini bertentangan<\/p>\n<p>dengan Pasal 5 huruf g Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2011 tentang Pembentukan Peraturan Perundang-Undangan yang menegaskan bahwa pembentukan peraturan perundang-undangan (termasuk peraturan menteri) harus dilakukan berdasarkan asas keterbukaan.<\/p>\n<p>b. Permen Dikbudristek No 30 Tahun 2021 tidak tertib materi muatan. Terdapat dua kesalahan materi muatan yang mencerminkan adanya pengaturan yang melampaui kewenangan, yaitu: Pertama, Permen Dikbudristek No 30 Tahun 2021 mengatur materi muatan yang seharusnya diatur dalam level undangundang, seperti<br \/>\nmengatur norma pelanggaran seksual yang diikuti dengan ragam sanksi yang tidak<\/p>\n<p>proporsional. Kedua, Permen Dikbudristek No 30 Tahun 2021 mengatur norma yang bersifat terlalu rigid dan mengurangi otonomi kelembagaan perguruan tinggi (Vide Pasal 62 Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi) melalui pembentukan &#8220;Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual&#8221; (Vide Pasal 23 Permen Dikbudristek No 30 Tahun 2021). (red)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>JAKARTA &#8211; Pimpinan Pusat Muhammadiyah meminta dicabutnya Permendikbud-Ristek 30\/2021 tentang Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual di Lingkungan Perguruan Tinggi (Permen PPKS). Majelis Pendidikan Tinggi Penelitian dan Pengembangan (Diklitbang) Pimpinan Pusat Muhammadiyah menyatakan salah satu alasan perlu dicabutnya Permendikbud-Ristek tersebut karena adanya pasal yang dinilai bermakna terhadap legalisasi seks bebas di kampus. Sikap Majelis Diklitbang PP [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":1916,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[6],"tags":[],"class_list":["post-1915","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-pendidikan"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.4 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Permendikbud PPKS Dinilai Legalkan Seks Bebas di Kampus - Sketsa Media<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.sketsamedia.co.id\/news\/2021\/11\/08\/permendikbud-ppks-dinilai-legalkan-seks-bebas-di-kampus\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Permendikbud PPKS Dinilai Legalkan Seks Bebas di Kampus - Sketsa Media\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"JAKARTA &#8211; Pimpinan Pusat Muhammadiyah meminta dicabutnya Permendikbud-Ristek 30\/2021 tentang Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual di Lingkungan Perguruan Tinggi (Permen PPKS). Majelis Pendidikan Tinggi Penelitian dan Pengembangan (Diklitbang) Pimpinan Pusat Muhammadiyah menyatakan salah satu alasan perlu dicabutnya Permendikbud-Ristek tersebut karena adanya pasal yang dinilai bermakna terhadap legalisasi seks bebas di kampus. Sikap Majelis Diklitbang PP [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.sketsamedia.co.id\/news\/2021\/11\/08\/permendikbud-ppks-dinilai-legalkan-seks-bebas-di-kampus\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Sketsa Media\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2021-11-08T14:02:14+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.sketsamedia.co.id\/news\/wp-content\/uploads\/2021\/11\/IMG-20211108-WA0001.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"630\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"367\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Redaksi\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Redaksi\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"3 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.sketsamedia.co.id\\\/news\\\/2021\\\/11\\\/08\\\/permendikbud-ppks-dinilai-legalkan-seks-bebas-di-kampus\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.sketsamedia.co.id\\\/news\\\/2021\\\/11\\\/08\\\/permendikbud-ppks-dinilai-legalkan-seks-bebas-di-kampus\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"Redaksi\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.sketsamedia.co.id\\\/news\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/cb475bb8d7720a90ce532d04e2938a77\"},\"headline\":\"Permendikbud PPKS Dinilai Legalkan Seks Bebas di Kampus\",\"datePublished\":\"2021-11-08T14:02:14+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.sketsamedia.co.id\\\/news\\\/2021\\\/11\\\/08\\\/permendikbud-ppks-dinilai-legalkan-seks-bebas-di-kampus\\\/\"},\"wordCount\":592,\"commentCount\":0,\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.sketsamedia.co.id\\\/news\\\/2021\\\/11\\\/08\\\/permendikbud-ppks-dinilai-legalkan-seks-bebas-di-kampus\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/www.sketsamedia.co.id\\\/news\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2021\\\/11\\\/IMG-20211108-WA0001.jpg\",\"articleSection\":[\"PENDIDIKAN\"],\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/www.sketsamedia.co.id\\\/news\\\/2021\\\/11\\\/08\\\/permendikbud-ppks-dinilai-legalkan-seks-bebas-di-kampus\\\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.sketsamedia.co.id\\\/news\\\/2021\\\/11\\\/08\\\/permendikbud-ppks-dinilai-legalkan-seks-bebas-di-kampus\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.sketsamedia.co.id\\\/news\\\/2021\\\/11\\\/08\\\/permendikbud-ppks-dinilai-legalkan-seks-bebas-di-kampus\\\/\",\"name\":\"Permendikbud PPKS Dinilai Legalkan Seks Bebas di Kampus - Sketsa Media\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.sketsamedia.co.id\\\/news\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.sketsamedia.co.id\\\/news\\\/2021\\\/11\\\/08\\\/permendikbud-ppks-dinilai-legalkan-seks-bebas-di-kampus\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.sketsamedia.co.id\\\/news\\\/2021\\\/11\\\/08\\\/permendikbud-ppks-dinilai-legalkan-seks-bebas-di-kampus\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/www.sketsamedia.co.id\\\/news\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2021\\\/11\\\/IMG-20211108-WA0001.jpg\",\"datePublished\":\"2021-11-08T14:02:14+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.sketsamedia.co.id\\\/news\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/cb475bb8d7720a90ce532d04e2938a77\"},\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.sketsamedia.co.id\\\/news\\\/2021\\\/11\\\/08\\\/permendikbud-ppks-dinilai-legalkan-seks-bebas-di-kampus\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/www.sketsamedia.co.id\\\/news\\\/2021\\\/11\\\/08\\\/permendikbud-ppks-dinilai-legalkan-seks-bebas-di-kampus\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.sketsamedia.co.id\\\/news\\\/2021\\\/11\\\/08\\\/permendikbud-ppks-dinilai-legalkan-seks-bebas-di-kampus\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.sketsamedia.co.id\\\/news\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2021\\\/11\\\/IMG-20211108-WA0001.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/www.sketsamedia.co.id\\\/news\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2021\\\/11\\\/IMG-20211108-WA0001.jpg\",\"width\":630,\"height\":367},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.sketsamedia.co.id\\\/news\\\/2021\\\/11\\\/08\\\/permendikbud-ppks-dinilai-legalkan-seks-bebas-di-kampus\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Beranda\",\"item\":\"https:\\\/\\\/www.sketsamedia.co.id\\\/news\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Permendikbud PPKS Dinilai Legalkan Seks Bebas di Kampus\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.sketsamedia.co.id\\\/news\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.sketsamedia.co.id\\\/news\\\/\",\"name\":\"Sketsa Media\",\"description\":\"Merawat Demokrasi, Menebarkan Optimisme\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/www.sketsamedia.co.id\\\/news\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.sketsamedia.co.id\\\/news\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/cb475bb8d7720a90ce532d04e2938a77\",\"name\":\"Redaksi\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/3b29807c599f3e69c22c314fb4665814?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/3b29807c599f3e69c22c314fb4665814?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/3b29807c599f3e69c22c314fb4665814?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Redaksi\"},\"url\":\"https:\\\/\\\/www.sketsamedia.co.id\\\/news\\\/author\\\/newsketsa123\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Permendikbud PPKS Dinilai Legalkan Seks Bebas di Kampus - Sketsa Media","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.sketsamedia.co.id\/news\/2021\/11\/08\/permendikbud-ppks-dinilai-legalkan-seks-bebas-di-kampus\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Permendikbud PPKS Dinilai Legalkan Seks Bebas di Kampus - Sketsa Media","og_description":"JAKARTA &#8211; Pimpinan Pusat Muhammadiyah meminta dicabutnya Permendikbud-Ristek 30\/2021 tentang Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual di Lingkungan Perguruan Tinggi (Permen PPKS). Majelis Pendidikan Tinggi Penelitian dan Pengembangan (Diklitbang) Pimpinan Pusat Muhammadiyah menyatakan salah satu alasan perlu dicabutnya Permendikbud-Ristek tersebut karena adanya pasal yang dinilai bermakna terhadap legalisasi seks bebas di kampus. Sikap Majelis Diklitbang PP [&hellip;]","og_url":"https:\/\/www.sketsamedia.co.id\/news\/2021\/11\/08\/permendikbud-ppks-dinilai-legalkan-seks-bebas-di-kampus\/","og_site_name":"Sketsa Media","article_published_time":"2021-11-08T14:02:14+00:00","og_image":[{"width":630,"height":367,"url":"https:\/\/www.sketsamedia.co.id\/news\/wp-content\/uploads\/2021\/11\/IMG-20211108-WA0001.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Redaksi","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Redaksi","Estimasi waktu membaca":"3 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/www.sketsamedia.co.id\/news\/2021\/11\/08\/permendikbud-ppks-dinilai-legalkan-seks-bebas-di-kampus\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.sketsamedia.co.id\/news\/2021\/11\/08\/permendikbud-ppks-dinilai-legalkan-seks-bebas-di-kampus\/"},"author":{"name":"Redaksi","@id":"https:\/\/www.sketsamedia.co.id\/news\/#\/schema\/person\/cb475bb8d7720a90ce532d04e2938a77"},"headline":"Permendikbud PPKS Dinilai Legalkan Seks Bebas di Kampus","datePublished":"2021-11-08T14:02:14+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/www.sketsamedia.co.id\/news\/2021\/11\/08\/permendikbud-ppks-dinilai-legalkan-seks-bebas-di-kampus\/"},"wordCount":592,"commentCount":0,"image":{"@id":"https:\/\/www.sketsamedia.co.id\/news\/2021\/11\/08\/permendikbud-ppks-dinilai-legalkan-seks-bebas-di-kampus\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/www.sketsamedia.co.id\/news\/wp-content\/uploads\/2021\/11\/IMG-20211108-WA0001.jpg","articleSection":["PENDIDIKAN"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/www.sketsamedia.co.id\/news\/2021\/11\/08\/permendikbud-ppks-dinilai-legalkan-seks-bebas-di-kampus\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.sketsamedia.co.id\/news\/2021\/11\/08\/permendikbud-ppks-dinilai-legalkan-seks-bebas-di-kampus\/","url":"https:\/\/www.sketsamedia.co.id\/news\/2021\/11\/08\/permendikbud-ppks-dinilai-legalkan-seks-bebas-di-kampus\/","name":"Permendikbud PPKS Dinilai Legalkan Seks Bebas di Kampus - Sketsa Media","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.sketsamedia.co.id\/news\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.sketsamedia.co.id\/news\/2021\/11\/08\/permendikbud-ppks-dinilai-legalkan-seks-bebas-di-kampus\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/www.sketsamedia.co.id\/news\/2021\/11\/08\/permendikbud-ppks-dinilai-legalkan-seks-bebas-di-kampus\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/www.sketsamedia.co.id\/news\/wp-content\/uploads\/2021\/11\/IMG-20211108-WA0001.jpg","datePublished":"2021-11-08T14:02:14+00:00","author":{"@id":"https:\/\/www.sketsamedia.co.id\/news\/#\/schema\/person\/cb475bb8d7720a90ce532d04e2938a77"},"breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.sketsamedia.co.id\/news\/2021\/11\/08\/permendikbud-ppks-dinilai-legalkan-seks-bebas-di-kampus\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.sketsamedia.co.id\/news\/2021\/11\/08\/permendikbud-ppks-dinilai-legalkan-seks-bebas-di-kampus\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.sketsamedia.co.id\/news\/2021\/11\/08\/permendikbud-ppks-dinilai-legalkan-seks-bebas-di-kampus\/#primaryimage","url":"https:\/\/www.sketsamedia.co.id\/news\/wp-content\/uploads\/2021\/11\/IMG-20211108-WA0001.jpg","contentUrl":"https:\/\/www.sketsamedia.co.id\/news\/wp-content\/uploads\/2021\/11\/IMG-20211108-WA0001.jpg","width":630,"height":367},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.sketsamedia.co.id\/news\/2021\/11\/08\/permendikbud-ppks-dinilai-legalkan-seks-bebas-di-kampus\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Beranda","item":"https:\/\/www.sketsamedia.co.id\/news\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Permendikbud PPKS Dinilai Legalkan Seks Bebas di Kampus"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.sketsamedia.co.id\/news\/#website","url":"https:\/\/www.sketsamedia.co.id\/news\/","name":"Sketsa Media","description":"Merawat Demokrasi, Menebarkan Optimisme","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.sketsamedia.co.id\/news\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.sketsamedia.co.id\/news\/#\/schema\/person\/cb475bb8d7720a90ce532d04e2938a77","name":"Redaksi","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/3b29807c599f3e69c22c314fb4665814?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/3b29807c599f3e69c22c314fb4665814?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/3b29807c599f3e69c22c314fb4665814?s=96&d=mm&r=g","caption":"Redaksi"},"url":"https:\/\/www.sketsamedia.co.id\/news\/author\/newsketsa123\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.sketsamedia.co.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1915"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.sketsamedia.co.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.sketsamedia.co.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.sketsamedia.co.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.sketsamedia.co.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1915"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.sketsamedia.co.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1915\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":1917,"href":"https:\/\/www.sketsamedia.co.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1915\/revisions\/1917"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.sketsamedia.co.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media\/1916"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.sketsamedia.co.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1915"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.sketsamedia.co.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1915"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.sketsamedia.co.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1915"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}