SERANG – Walikota Serang Syafrudin diisukan pecah kongsi dengan wakilnya, Subadri Usuludin. Namun, Syafrudin menampik isu tersebut. Ia juga mengaku masih menjalin hubungan harmonis dengan Subadri.
Isu ketidakharmonisan antara Syafrudin dengan Subadri itu mencuat usai pelantikan Sekretaris Daerah (Sekda) Pemkot Serang Nanang Syafiudin. Nanang dilantik oleh Syafrudin di Puspemkot Serang. Sementara, Subadri tidak hadir karena mengaku tidak mengetahui agenda pelantikan tersebut.
Syafrudin mengaku masih menjalin hubungan baik dengan Subadri. Adapun soal ketidaktahuan Subadri soal pelantikan Sekda, itu hanya persoalan misskomunikasi saja. “Ya itu isu yang berkembang saja, itu ya tidak benar, bagaimana kita tidak harmonis,” katanya, Selasa (12/1/2021).
Syafrudin mengaku sudah mengundang semua pihak di lingkungan Pemkot Serang termasuk Subadri. Bahkan, kata dia, Subadri menjadi daftar urutan pertama. “Mungkin kan pak wakil tidak ada di tempat, di kantor, maupun di rumahnya, atau mungkin berhalangan. Teknisnya ada di BKPSDM, kalau saya inginnya semuanya hadir,” ujarnya.
Bahkan, kata dia, Subadri juga dilibatkan dalam menentukan Sekda Pemkota Serang. “Semuanya juga kita libatkan, orang sebelumnya juga beliau sudah tahu,” tuturnya.
Ketua DPC PPP Kota Serang, Uhen Juhaeni mengaku cukup prihatin dengan buruknya komunikasi antra Syafrudin dengan Subadri. Menurutnya, itu bisa dilihat dari ketidakhadiran Subadri Ushuludin saat Pelantikan Sekda Nanang Saefudin karena ketidaktahuannya.
“Saya sebagai partai pengusung merasa prihatin terkait dengan pemberitaan bahwa Wakil Walikota Serang tidak hadir saat pelantikan Sekda, padahal Sekda ini akan jadi frame model yang membantu kedua,” katanya. (SP)





















